Beranda Pemerintahan

Covid Kembali Merebak di Asia Tenggara, Dinkes Tulungagung Imbau Warga Disiplin Protokol Kesehatan

67
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Ana Septi Saripah

koranpilar.com, TULUNGAGUNG – Merebaknya kembali kasus COVID-19 di kawasan Asia Tenggara menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung. Plt Kepala Dinkes, Ana Septi Saripah, mengimbau masyarakat untuk kembali disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-hari.

“Hingga saat ini belum ditemukan kasus COVID-19 di Kabupaten Tulungagung, namun masyarakat jangan lengah. Tetap jaga protokol kesehatan,” ujarnya, Senin (2/6).

Ana menyarankan agar masyarakat menerapkan protokol diri seperti mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga pola hidup sehat, serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan.

Meskipun belum ditemukan kasus COVID-19 di wilayahnya, Ana mengungkapkan bahwa dalam beberapa pekan terakhir, banyak pasien di Puskesmas mengeluhkan gejala seperti batuk, pilek, demam, mual, dan badan lemas—yang mirip dengan gejala COVID-19.

“Namun dari analisa kami, keluhan tersebut belum mengarah ke COVID-19,” tegas Ana.

Ia menambahkan bahwa varian COVID-19 yang saat ini menyebar di beberapa negara Asia Tenggara seperti Thailand, Singapura, dan Malaysia memiliki virulensi atau daya rusak yang lebih rendah dibandingkan varian awal.

Baca Juga  Tulungagung Tetap Surplus, Berperan Penting dalam Lumbung Pangan Nasional

“Penularannya memang lebih cepat, tapi virulensinya tidak tinggi. Meski begitu, tetap perlu waspada karena bisa saja berkembang,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Kementerian Kesehatan RI juga telah mengeluarkan Surat Edaran tertanggal 23 Mei 2025 tentang kewaspadaan terhadap peningkatan kasus COVID-19. Edaran tersebut ditujukan kepada Dinas Kesehatan di seluruh provinsi dan direktur rumah sakit di Indonesia. Saat ini, varian dominan yang beredar adalah MB.1.1, yang masih merupakan turunan dari varian Omicron.

Ana mengingatkan masyarakat untuk tidak menunda pemeriksaan ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang mirip dengan COVID-19.

“Segera ke fasilitas kesehatan agar bisa ditangani sesuai prosedur penyakit menular,” imbaunya.