Beranda Mojokerto

Bupati Mojokerto Ancam Evaluasi Kinerja BUMD, Tekankan Diversifikasi Usaha dan Profesionalisme Layanan

28

Mojokerto – Bupati Mojokerto, Muhammad Albarra (Gus Barra), mendesak Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Mojokerto untuk segera berbenah, melakukan inovasi berbasis teknologi, dan diversifikasi usaha. Langkah ini ditekankan untuk mendorong kinerja optimal, memperkuat kontribusi pada pembangunan daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Permintaan tegas tersebut disampaikan Bupati saat membuka resmi kegiatan Pembinaan BUMD Tahun Anggaran 2025 di Smartroom Satya Bina Karya (SBK) Pemkab Mojokerto pada Senin (24/11).

“BUMD dituntut inovatif dan mengedepankan profesionalisme agar tetap dapat memberikan layanan optimal kepada masyarakat, produktif, serta mampu melihat peluang,” tegas Bupati Albarra dalam arahannya.

Bupati menjelaskan bahwa BUMD memiliki peran strategis dalam memperkuat struktur perekonomian daerah, sejalan dengan amanat PP Nomor 54 Tahun 2017. BUMD dibentuk untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menghasilkan barang/jasa berkualitas, dan memberikan kontribusi laba kepada daerah melalui penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Untuk mencapai hal tersebut, Gus Barra meminta BUMD mengubah sistem pengelolaan berdasarkan asas transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, serta kewajaran, dengan membangun etos bisnis dan kerja yang baik.

Baca Juga  Penanganan Stunting Berhasil, Pemkab Mojokerto Dapat Insentif Fiskal Rp6,9 Milyar

Gus Barra secara khusus menyoroti pentingnya peningkatan kualitas layanan dan kemampuan membaca peluang usaha sebagai kunci untuk memperkuat daya saing dan menghasilkan produk yang bermanfaat.

“Kami berharap kepada segenap direksi BUMD, baik PT BPR Majatama Perseroda maupun Perumdam Mojopahit Mojokerto, untuk terus belajar dan berbenah diri, melakukan inovasi berbasis teknologi, produktif, serta mampu melakukan diversifikasi usaha,” jelasnya.

Kegiatan pembinaan tersebut diikuti oleh 40 peserta dari kedua BUMD, serta dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, perwakilan Bappeda, BPKAD, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas BUMD. Acara ini turut menghadirkan Prof. Eko Ganis Sukoharsono, Ph.D., dari Pusat Pengkajian Sustainabilitas Bisnis, Sosial, dan Lingkungan Universitas Brawijaya, sebagai narasumber yang memaparkan materi tentang peningkatan kinerja keuangan BUMD.

Di akhir sambutannya, Bupati Albarra menegaskan pentingnya menjaga integritas sebagai bagian fundamental dari pelayanan publik yang berkualitas. Ia mengingatkan seluruh jajaran BUMD bahwa perilaku mereka mencerminkan nama baik Pemerintah Kabupaten Mojokerto.

“Selalu berusaha meningkatkan kualitas pelayanan, karena panjenengan semua membawa nama baik Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Baik buruknya perilaku akan dinilai masyarakat, sehingga harus mampu menjaga akhlak yang baik,” tutup Gus Barra.

Baca Juga  Green Award DLH Kabupaten Mojokerto, Apresiasi Pegiat Lingkungan