Beranda Pemerintahan

ANTISIPSI KEKERINGAN BPBD KAB TULUNGGUNG BERI BANTUAN TANDON AIR

139
Kepala Pelaksana BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Tulungagung

Tulungagung. BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Tulungagung memberikan bantuan tandon air kepada warga. Bantuan ini biasanya diberikan dalam rangka penanggulangan kekeringan, seperti yang pernah terjadi pada tahun 2022 lalu.

Meskipun tidak secara spesifik menyebutkan bantuan tandon air, penyaluran bantuan air bersih seringkali melibatkan penggunaan tandon atau tangki untuk menampung dan mendistribusikan air kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kekeringan yang melanda Kabupaten Tulungagung semakin meluas ini, mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk memberikan bantuan tandon air portable. BPBD Tulungagung baru-baru ini menerima puluhan unit tandon air portabel dari BPBD Provinsi yang akan disalurkan ke desa-desa terdampak.

Menurut kepala BPBD Robinson Nadaek Pasaoran melalui Gilang Zelakusuma, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung, dampak kekeringan di wilayahnya tahun ini berkembang pesat, dikarenakan musim yang sulit ditebak.

Jika pada awal Juli hanya empat desa yang terdampak, kini awal Agustus ada sembilan desa telah melapor mengalami kekeringan. Desa-desa tersebut mencakup Joho, Besuki, Campurdarat, Demuk, Sumberagung, Kalibatur, Kresikan, Pakisrejo, dan Tenggarejo.

Baca Juga  Ribuan Jamaah Al Azhaar Doakan Indonesia, Damai dan Makmur

“Ada juga di Desa Sumberagung Kecamatan Rejotangan, Desa Kalibatur Kecamatan Kalidawir, Desa Kresikan, Pakisrejo dan Tenggarejo Kecamatan Tanggunggunung. Jadi total ada 9 desa yang sudah melaporkan kekeringan dan meminta dropping air bersih,” kata Gilang Zelakusuma, Selasa (13/8/2025).

Selain bantuan air bersih, BPBD Tulungagung juga mendistribusikan tandon air portabel. Sebanyak 30 unit tandon air portabel dengan kapasitas 1.200 liter masing-masing diterima dari BPBD Provinsi. Tandon-tandon ini akan ditempatkan di desa-desa yang mengalami kekeringan parah.

Gilang menjelaskan, pemasangan tandon air portabel akan memudahkan proses distribusi air bersih. Petugas tidak lagi perlu mendatangi setiap rumah, melainkan cukup mengisi tandon-tandon tersebut yang telah ditempatkan di lokasi-lokasi strategis. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi waktu dalam proses dropping air bersih pungkasnya. (tim).