Sabtu, Oktober 10, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Daerah Tulungagung

UPACARA JAMASAN PUSAKA TOMBAK KYAI UPAS AJANG PELESTARIAN BENDA CAGAR BUDAYA

by Redaksi
Jumat, 3 Juli 2026, 19:31 WIB
A A
UPACARA JAMASAN PUSAKA TOMBAK KYAI UPAS AJANG PELESTARIAN BENDA CAGAR BUDAYA

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin saat di lokasi Jamasan

Liputan : Tim//Editor : Redaksi.

Koranpilar.com. Tulungagung – Upacara Jamasan Pusaka Tombak Kyai Upas sendiri merupakan ritual tahunan pembersihan dan perawatan benda pusaka Tombak Kyai Upas yang dipercaya memiliki nilai historis dan spiritual tinggi bagi masyarakat Tulungagung.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian benda cagar budaya, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar elemen masyarakat dan pimpinan daerah dalam bingkai kebersamaan.

Dengan aroma bunga dan lantunan doa mengiringi prosesi jamasan tombak Kanjeng kyai Upas di Griyo Kanjengan, Kelurahan Kepatihan, Jumat (3/7/2026).

Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun tersebut kembali digelar sebagai bentuk pelestarian salah satu warisan budaya bersejarah di Kabupaten Tulungagung.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut menyaksikan prosesi Jamasan atau pembersihan Tombak Kanjeng Kyai Upas.

Dengan mengenakan busana adat Jawa, para peserta mengikuti setiap tahapan ritual yang berlangsung secara khidmat sebagai penghormatan terhadap peninggalan leluhur yang menjadi simbol identitas masyarakat Tulungagung.

Kanjeng Kyai Upas, bagi masyarakat Tulungagung bukan sekadar pusaka, tetapi juga lambang sejarah, persatuan, dan pengingat pentingnya menjaga warisan budaya agar tetap lestari dan dapat diwariskan turun temurun kepada generasi mendatang.

Baca Juga :  Kecelakaan Lalu Lintas di Tulungagung Libatkan Ambulans dan Sepeda Motor Yamaha
lokasi Kanjengan Tempat prosesi Jamasan Tombak Kyai Upas

Dalam kesempatan itu Plt Bupati Ahmad Baharudin mengatakan tradisi Jamasan Kiai Upas tidak hanya perlu dipertahankan sebagai agenda budaya tahunan, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

“Jamasan Kiai Upas ini merupakan tradisi yang terus kita lestarikan setiap tahun. Harapannya tidak hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga mampu menjadi daya tarik yang menggerakkan UMKM dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, potensi Jamasan Kiai Upas masih dapat dikembangkan menjadi agenda budaya yang lebih besar dengan melibatkan lebih banyak masyarakat.

Kehadiran wisatawan diharapkan dapat membuka peluang usaha bagi pedagang, pelaku UMKM, hingga sektor pariwisata lokal.

“Ke depan kami ingin masyarakat yang terlibat semakin banyak. Semakin ramai kegiatan ini, tentu dampaknya juga akan semakin besar bagi pelaku usaha kecil, pedagang, hingga sektor pariwisata di Tulungagung,” ujarnya.

Saat ini tradisi Jamasan Kiai Upas sudah menjadi agenda budaya tahunan yang selalu dinantikan masyarakat, salah satunya adanya pagelaran wayang kulit sebagai bagian dari upaya melestarikan seni budaya Jawa dan penutup acara ritual.

Baca Juga :  Pj. Bupati Tulungagung Soroti Perubahan APBD, DPRD Targetkan Selesaikan Pembahasan PAK Sebelum Masa Jabatan Habis
Tags: UPACARA JAMASAN PUSAKA TOMBAK KYAI UPAS AJANG PELESTARIAN BENDA CAGAR BUDAYA
Share2SendTweet1
Previous Post

Rapat Klarifikasi ” Eri Cahyadi Ngedabrus ” Oleh DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Berlangsung Panas Dan Ricuh..!!

Next Post

INDONESIA 2030 : BUGAR ATAU BUBAR? Mengembalikan Pancasila sebagai Kompas Kebijakan Negara

Related Posts

Panen Perdana Bongkar Ratoon Tulungagung, Produktivitas Tebu Ditarget Naik 120 Ton per Hektare
Tulungagung

Panen Perdana Bongkar Ratoon Tulungagung, Produktivitas Tebu Ditarget Naik 120 Ton per Hektare

Sabtu, 10 Oktober 2026, 08:43 WIB
Plt Bupati Tulungagung, Sinergitas TNI, Polri dan Pemkab Sangat Penting Untuk Ciptakan Kondusifitas
Tulungagung

Plt Bupati Tulungagung, Sinergitas TNI, Polri dan Pemkab Sangat Penting Untuk Ciptakan Kondusifitas

Senin, 5 Oktober 2026, 18:50 WIB
SEJARAH BERDIRINYA NEGARA REPUBLIK INDONESIA 17 Agustus 1945 Disampaikan Pada Malam Tirakatan 16 Agustus 2026 (Episode Dua….)
Tulungagung

VULGARNYA PERMAINAN GELAP BIROKRASI DI REPUBLIK INI “Pemberontakan Birokrasi itu Bentunya Bisikan”

Jumat, 18 September 2026, 14:50 WIB
Wisata Alam dan Kuliner Kampung Kerapu Labuhan Lamongan, Optimis Mendunia
Tulungagung

Wisata Alam dan Kuliner Kampung Kerapu Labuhan Lamongan, Optimis Mendunia

Selasa, 15 September 2026, 05:44 WIB
DPRD Kabupaten Tulungagung Menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Raperda Perubahan APBD Tahun 2026
Tulungagung

DPRD Kabupaten Tulungagung Menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Kamis, 10 September 2026, 12:25 WIB
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Dan Dewan Hakim MTQ
Tulungagung

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Dan Dewan Hakim MTQ

Jumat, 4 September 2026, 17:18 WIB
Next Post
INDONESIA 2030 : BUGAR ATAU BUBAR?  Mengembalikan Pancasila sebagai Kompas Kebijakan Negara

INDONESIA 2030 : BUGAR ATAU BUBAR? Mengembalikan Pancasila sebagai Kompas Kebijakan Negara

Recommended

Ketua Dewan Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Ketua Dewan Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Selasa, 11 Juni 2024, 16:14 WIB
Petani Milenial Mojokerto, Ternak Kambing Jadi Salah Satu Garapan

Petani Milenial Mojokerto, Ternak Kambing Jadi Salah Satu Garapan

Rabu, 22 Oktober 2025, 18:02 WIB

Don't miss it

Panen Perdana Bongkar Ratoon Tulungagung, Produktivitas Tebu Ditarget Naik 120 Ton per Hektare
Tulungagung

Panen Perdana Bongkar Ratoon Tulungagung, Produktivitas Tebu Ditarget Naik 120 Ton per Hektare

Sabtu, 10 Oktober 2026, 08:43 WIB
21 Pejabat Eselon II Dilantik Plt Bupati Tulungagung, Enam Jabatan Masih Kosong
Beranda

21 Pejabat Eselon II Dilantik Plt Bupati Tulungagung, Enam Jabatan Masih Kosong

Sabtu, 10 Oktober 2026, 08:25 WIB
Sejumlah SPBU di Mojokerto Alami Lonjakan Pembelian Pertalite Sebabkan Antrean Panjang di Jam Sibuk
Mojokerto

Hampir 1 Bulan Kelangkaan Pertalite dan Biosolar di Mojokerto Raya, DPRD Turun Tangan

Jumat, 9 Oktober 2026, 08:25 WIB
Takut Erosi atau Banjir, Warga Keluhkan Rumpun Pohon Bambu atau Barongan Ori Nyangkut di Tiang Jembatan Brangkal Mojokerto
Mojokerto

Takut Erosi atau Banjir, Warga Keluhkan Rumpun Pohon Bambu atau Barongan Ori Nyangkut di Tiang Jembatan Brangkal Mojokerto

Jumat, 9 Oktober 2026, 08:21 WIB
Plt Bupati Tulungagung, Sinergitas TNI, Polri dan Pemkab Sangat Penting Untuk Ciptakan Kondusifitas
Tulungagung

Plt Bupati Tulungagung, Sinergitas TNI, Polri dan Pemkab Sangat Penting Untuk Ciptakan Kondusifitas

Senin, 5 Oktober 2026, 18:50 WIB
Penyelidikan Laka Lantas di Jalan JLU Lamongan, Polisi Amankan Barang Bukti dan Minta Keterangan Saksi
Lamongan

Penyelidikan Laka Lantas di Jalan JLU Lamongan, Polisi Amankan Barang Bukti dan Minta Keterangan Saksi

Minggu, 4 Oktober 2026, 15:02 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved