Mojokerto – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Mojokerto menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-VI di Kantor DPD PKS, Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Sabtu (6/9) pagi.
Kegiatan ini mengusung tema “Kokoh Bersama Memajukan Mojokerto untuk Jawa Timur dan Indonesia.”
Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Mojokerto Muhammad Albarra, Wakil Bupati M. Rizal Octavian, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Mojokerto Eddy Taufiq, serta jajaran pengurus PKS. Kehadiran pimpinan daerah menunjukkan dukungan terhadap sinergi partai politik dan pemerintah untuk pembangunan daerah.
Ketua DPD PKS Kabupaten Mojokerto, Sigit Rahmanto, menyatakan Musda bukan sekadar agenda rutin, melainkan wadah memperkuat komitmen partai di tengah masyarakat.
“Harapannya Musda ini tidak hanya seremonial, tetapi langkah nyata PKS untuk menyapa warga, mendengarkan keluhan, dan memberikan solusi,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Mojokerto Muhammad Albarra menegaskan peran penting partai politik sebagai mitra pembangunan.
“Partai politik bukan hanya instrumen demokrasi, tetapi wadah kaderisasi dan penyalur aspirasi rakyat. Keberadaan partai yang sehat dan berintegritas menjadi modal besar untuk kemajuan daerah,” katanya.
Albarra juga menyinggung capaian Pemkab Mojokerto, termasuk program Universal Health Coverage (UHC) yang memastikan layanan kesehatan gratis bagi lebih dari 80 persen warga. Ia menilai manfaat program tersebut sangat dirasakan masyarakat, terutama kalangan kurang mampu.
“Semoga Musda VI PKS Kabupaten Mojokerto melahirkan keputusan yang baik dan pemimpin yang amanah. Saya berharap PKS semakin kokoh dan berkontribusi bagi kemajuan Mojokerto,” tambahnya.
Kegiatan Musda VI PKS Kabupaten Mojokerto ditutup dengan doa bersama dan peneguhan komitmen memperkuat kolaborasi partai politik, pemerintah daerah, dan masyarakat demi mewujudkan Mojokerto yang lebih maju, adil, dan makmur.









