Sabtu, September 26, 2026
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Surabaya
    • Jember
    • Blitar
    • Mojokerto
    • Kediri
    • Jakarta
    • Trenggalek
    • Malang
    • Jombang
    • Bojonegoro
    • Lamongan
  • Pemerintahan
  • Politik
No Result
View All Result
koranpilar
No Result
View All Result
Home Peristiwa

TRADISI JAMASAN KYAI UPAS MILIK KABUPATEN TULUNGAGUNG

by Redaksi
Jumat, 11 Juli 2025, 14:29 WIB
A A
TRADISI JAMASAN KYAI UPAS MILIK KABUPATEN TULUNGAGUNG

prosesi jamasan Pusaka Kyai Upas

Tulungagung. Hari ini, tepatnya hari Jum’at Wage Tanggal 11 Juli Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Tulungagung lewat Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menyelenggarakan kegiatan prosesi Jamasan Kyai Upas bertempat di Pendopo Kepatihan halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini merupakan upacara sakral yang selalu rutin dilaksanakan setiap tahun.

Upacara diawali oleh Reog Kendang untuk mengiri dayang-dayang yang membawa air suci. Kemudian air dari 9 sumber itu dicampur dengan kembang tujuh rupa dan dibasuh ke Tombak Kyai Upas. Disamping untuk mebersihkan karat pada bagian mata pusaka, hal ini juga diyakini dapat memberikan kemakmuran yang sejahtera bagi masyarakat Tulungagung. Selama proses Jamasan, doa dan alunan gamelan terus berbunyi untuk mengiringi kegiatan.

Tradisi Jamasan Kyai Upas di Tulungagung digelar setiap Bulan Suro atau tepatnya pada Tanggal 10 Suro. Jamasan Pusaka Kanjeng Kyai Upas merupakan sebuah ritual penyucian pusaka berupa tombak yang setiap tahun digelar oleh masyarakat Tulungagung di sekitar Pendopo kanjengan.

Pada sejarah tradisi Jamasan Kyai Upas, Tombak yang digunakan adalah Tombak Pusaka milik Ki Ageng Mangir, menantu Raja Mataram yang dahulu menolak untuk tunduk saat melawan penjajah. Kemudian Tombak tersebut disimpan oleh Bupati Tulungagung terdahulu hingga turun-temurun.

Baca Juga :  Hujan Deras Hambat Pembangunan Jalur Lintas Selatan di Tulungagung

Pusaka Kanjeng Kyai Upas merupakan peninggalan masa Kerajaan Mataram Islam dan sudah ditetapkan sebagai pusaka daerah Tulungagung. Keberadaan pusaka ini dipercaya masyarakat Kota Marmer dapat memberikan kekuatan pada saat masa perjuangan kemerdekaan kala itu (*tim).

Tags: kabupaten Tulungagungperistiwa tulungagungTulungagung
ShareSendTweet
Previous Post

FESTIVAL BUDAYA “BENTUK PENGHORMATAN AKAR BUDAYA DAN SPIRITUAL”

Next Post

Panen Perdana Program Tebu Mandiri Di Wilayah BKPH Ngimbang KPH Mojokerto Hasil Produksinya Sangat Memuaskan Dan Sesuai Harapan.

Related Posts

SEJARAH BERDIRINYA NEGARA REPUBLIK INDONESIA 17 Agustus 1945 Disampaikan Pada Malam Tirakatan 16 Agustus 2026 (Episode Dua….)
Tulungagung

VULGARNYA PERMAINAN GELAP BIROKRASI DI REPUBLIK INI “Pemberontakan Birokrasi itu Bentunya Bisikan”

Jumat, 18 September 2026, 14:50 WIB
Wisata Alam dan Kuliner Kampung Kerapu Labuhan Lamongan, Optimis Mendunia
Tulungagung

Wisata Alam dan Kuliner Kampung Kerapu Labuhan Lamongan, Optimis Mendunia

Selasa, 15 September 2026, 05:44 WIB
DPRD Kabupaten Tulungagung Menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Raperda Perubahan APBD Tahun 2026
Tulungagung

DPRD Kabupaten Tulungagung Menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Raperda Perubahan APBD Tahun 2026

Kamis, 10 September 2026, 12:25 WIB
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Dan Dewan Hakim MTQ
Tulungagung

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin Melantik Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Dan Dewan Hakim MTQ

Jumat, 4 September 2026, 17:18 WIB
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, MoU Dengan 16 Instansi Vertikal dan Launching Tujuh Inovasi Unggulan
Tulungagung

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, MoU Dengan 16 Instansi Vertikal dan Launching Tujuh Inovasi Unggulan

Senin, 24 Agustus 2026, 19:15 WIB
PLT BUPATI TULUNGAGUNG, H. AHMAD BAHARUDIN MELANTIK PENGURUS BAZNAS PERIODE 2026 -2031
Tulungagung

PLT BUPATI TULUNGAGUNG, H. AHMAD BAHARUDIN MELANTIK PENGURUS BAZNAS PERIODE 2026 -2031

Jumat, 21 Agustus 2026, 13:43 WIB
Next Post
Panen Perdana Program Tebu Mandiri Di Wilayah BKPH Ngimbang KPH Mojokerto Hasil Produksinya Sangat Memuaskan Dan Sesuai Harapan.

Panen Perdana Program Tebu Mandiri Di Wilayah BKPH Ngimbang KPH Mojokerto Hasil Produksinya Sangat Memuaskan Dan Sesuai Harapan.

Recommended

TPPS Gelar Rembuk Stunting Dalam Percepatan Penurunan Stunting Di Kabupaten Pulau Taliabu

TPPS Gelar Rembuk Stunting Dalam Percepatan Penurunan Stunting Di Kabupaten Pulau Taliabu

Jumat, 7 Juni 2024, 21:34 WIB
Pemkab Tulungagung Berangkatkan 1.200 CJH, Semua Akomodasi Ditanggung

Ketua Dewan Minta Doa Calon Haji Agar Tulungagung Lebih Baik

Selasa, 11 Juni 2024, 16:02 WIB

Don't miss it

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat
Lamongan

Polres Lamongan Respon Cepat Laka Tunggal Truk Trailer Di Jalur Lamongan-Babat

Selasa, 22 September 2026, 15:10 WIB
HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi
Beranda

HUT Ke-81 PMI, Bupati Yes Pastikan Stok Darah di PMI Lamongan Aman dan Mencukupi

Selasa, 22 September 2026, 15:05 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Ketiga).

Senin, 21 September 2026, 19:39 WIB
Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas
Lamongan

Penyegaran Birokrasi Lamongan: Pak Yes Ambil Sumpah 60 Pejabat Administrator dan Pengawas

Senin, 21 September 2026, 08:57 WIB
Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian
Beranda

Misteri Penemuan Wanita Meninggal Dalam Kamar di Paciran Lamongan, Polisi Dalami Penyebab Kematian

Senin, 21 September 2026, 08:51 WIB
DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Pertama).
Surabaya

DARI BIBIT KE ALGORITMA : JALAN PANJANG MENUJU REVOLUSI KOPI INDONESIA (Bagian Kedua).

Minggu, 20 September 2026, 16:30 WIB
  • Redaksi
  • Pedoman Media Cyber
  • Kode Etik Jurnalistik

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 Koranpilar - All Rights Reserved