koranpilar.com, Tulungagung. Kebakaran melanda sebuah rumah warga bernama Waluyo, di Desa/Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, pada Selasa, 29 Maret 2025. Peristiwa ini menghanguskan sejumlah barang mudah terbakar seperti kain, kayu, dan bambu, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta.
Menurut Kepala Seksi Operasional dan Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Tulungagung, Bambang Pidekso, pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 14.30 WIB. Tim segera bergerak ke Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) lima menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 14.40 WIB.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Api pertama kali diketahui oleh anak pemilik rumah, saat api sudah dalam kondisi membesar,” terang Bambang.
Rumah tersebut diketahui milik Waluyo, 60 tahun, warga RT 03 RW 02, Desa Kedungwaru. Meski kebakaran tergolong skala sedang, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” jelasnya.
Untuk menangani kejadian ini, Damkarmat Tulungagung mengerahkan satu armada pemadam kebakaran serta dua unit mobil suplai air. Api bisa dikendalikan setelah petugas damkar berjibaku selama kurang lebih 30 menit.
Pemadaman sempat terkendala lokasi kejadian yang berada di gang sempit dan di lantai 2 rumah.
Petugas harus menaiki tangga untuk bisa menyiramkan air pada lokasi kebakaran.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik yang sudah tua atau tidak layak pakai.”
Dinas Damkarmat Tulungagung kembali menegaskan komitmennya melalui semboyan: Pantang Pulang Sebelum Padam, Walaupun Nyawa Taruhannya









