Beranda Pemerintahan

SD dan SMP di Tulungagung Boleh Gelar Wisuda, Asalkan Sederhana

107
Bupati Tulungagung, Garut Sunu Wibowo.

koranpilar.com, Tulungagung. Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Dindik Jatim) secara resmi melarang pelaksanaan wisuda bagi siswa SMA, SMK, dan SLB. Kebijakan ini ditegaskan melalui Surat Edaran (SE) Nomor 000.1.5/1506/101.5/2025 yang ditandatangani pada 6 Maret 2025. Dalam surat tersebut, diatur ketentuan peniadaan kegiatan wisuda bagi jenjang SMA dan SMK.

Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, menjelaskan bahwa pelarangan ini didasarkan pada banyaknya laporan mengenai tingginya biaya wisuda yang dinilai memberatkan orang tua atau wali murid.

Namun, kebijakan tersebut belum sepenuhnya diikuti oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung. Bupati Tulungagung, Garut Sunu Wibowo, menegaskan bahwa kegiatan purnawiyata (wisuda) di wilayahnya masih diperbolehkan, dengan catatan dilaksanakan secara sederhana.

“Terkait purnawiyata yang dilakukan di hotel, kita harus menahan diri. Cukup dilakukan di sekolah masing-masing,” ujarnya, Selasa (11/3).

Ia juga menyampaikan kepada Dinas Pendidikan Tulungagung untuk menindaklanjuti arahan tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Puspita Rahadi, memastikan bahwa wisuda untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tetap diperbolehkan.

Baca Juga  Program Tukar Tabung Subsidi Ke Non Subsidi Kabupaten Tulungagung Jalan Ditempat

“Boleh-boleh saja,” ujar pria yang akrab disapa Pipit itu.

Meski demikian, Pipit menekankan bahwa pelaksanaan wisuda harus dilakukan secara sederhana di lingkungan sekolah. Menurutnya, wisuda adalah bentuk apresiasi terhadap perjuangan siswa dalam menyelesaikan pendidikan di jenjang masing-masing.

“Pelaksanaannya harus sederhana, inovatif, dan kreatif,” tambahnya.

Makna sederhana, lanjut Pipit, adalah tidak melaksanakan wisuda secara berlebihan. Cukup menggunakan seragam sekolah tanpa perlu mengenakan kostum khusus di luar seragam yang telah ditentukan.

Sementara itu, sisi inovatif dan kreatif diharapkan mampu menampilkan potensi siswa selama bersekolah.

“Yang penting jangan sampai wisuda ini membebani wali murid,” tegasnya.

Dengan penyelenggaraan wisuda yang sederhana, diharapkan siswa tetap semangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.