Tulungagung – Pemerintah Kabupaten Tulungagung resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya dalam sebuah seremoni megah di Pringgitan Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, pada Selasa (16/09/2025).
Langkah strategis ini digadang-gadang akan membawa perubahan besar bagi sektor kesehatan, pendidikan, riset, dan pembangunan di Bumi Gayatri.
Turut hadir dalam acara ini, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo, Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, Sekdakab Tulungagung Drs Tri Hariadi,M.Si,. Jajaran OPD Tulungagung, Beserta Ikatan Alumni Universitas UNAIR Airlangga (IKA UNAIR) yang selama ini aktif memberikan kontribusi nyata di Tulungagung.
Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., M.E., menyebut penandatanganan ini sebagai “mimpi lama yang akhirnya menjadi nyata”, karena sejak masih menjabat Wakil Bupati, ia sudah memimpikan kolaborasi dengan perguruan tinggi bergengsi tersebut,” terangnya.
“Alhamdulillah, di tahun pertama saya menjabat Bupati Tulungagung, kerja sama yang kita cita-citakan dengan UNAIR akhirnya terealisasi,” ungkapnya.
Kolaborasi Strategis: Dari RSUD dr. Iskak Tulungagung hingga Pegunungan Tanggunggunung kerjasama ini mencakup berbagai bidang, salah satunya di sektor kesehatan.
Bupati Gatut Sunu menyoroti pencapaian RSUD dr. Iskak yang kini berstatus Rumah Sakit Tipe A, sebuah kebanggaan sekaligus tantangan besar bagi Daerah,”tegasnya.
“Untuk bisa menjadi Rumah Sakit Tipe A yang berkualitas, kami masih membutuhkan dukungan tenaga ahli dari UNAIR, terutama dalam penelitian, inovasi, dan pengembangan layanan kesehatan,” ujarnya.
Bupati Gatut Sunu juga menambahkan, bahwasanya IKA UNAIR Tulungagung juga telah menunjukkan kiprah nyata, seperti pembangunan sumur bor di wilayah pegunungan Tanggunggunung untuk mengatasi krisis air bersih dan penanaman pohon di lahan kritis.
“Kami pastikan program tersebut akan berlanjut, dengan target pembangunan enam sumur bor pada tahun 2026,”
Berbasis Ilmu dan Inovasi
“Bupati Gatut Sunu juga menekankan bahwa kerja sama ini akan menjadi fondasi kebijakan pembangunan Daerah yang berbasis data dan ilmu pengetahuan.
“Kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti UNAIR sangat penting agar pembangunan berjalan lebih efektif. Kita ingin menghadirkan kebijakan inovatif yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,”ucapnya.
Selain kesehatan, ruang lingkup MoU ini juga mencakup pendidikan, hukum, ekonomi, hingga pengembangan sumber daya manusia, menjadikan UNAIR sebagai mitra strategis Pemkab Tulungagung dalam mewujudkan visi “Masyarakat Tulungagung yang Sejahtera, Maju, dan Berakhlak Mulia Sepanjang Masa.
Bupati Ajak Semua Pihak Bersinergi
Menutup sambutannya, Bupati Tulungagung Gatut Sunu, mengajak semua pihak, termasuk Jajaran Perangkat Daerah, untuk segera menindaklanjuti MoU ini dalam bentuk perjanjian teknis yang konkret.
Dengan kerja sama monumental ini, Tulungagung berpeluang menjadi sentra pembangunan berbasis riset dan inovasi, sekaligus memperkuat sektor kesehatan dan pelayanan publik melalui Pemerintah Daerah dan Institusi Pendidikan Kelas Dunia seperti Universitas Airlangga.
“Mari kita kawal pelaksanaan kerja sama ini bersama-sama. Semoga Allah meridhoi setiap langkah baik yang kita lakukan untuk kesejahteraan masyarakat Tulungagung,” pungkasnya. ( Endi S )









