Beranda Mojokerto

Pawai Budaya Trawas Mojokerto Angkat Tema Kearifan Lokal

120

Mojokerto – Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra, mengapresiasi kreativitas warga Kecamatan Trawas dalam upaya memperkuat identitas desa masing-masing. Apresiasi tersebut disampaikannya saat menghadiri Pawai Budaya Kecamatan Trawas pada Rabu (27/8/2025).

Bupati, yang akrab disapa Albarra, menyampaikan rasa bangga atas partisipasi seluruh elemen masyarakat yang telah menampilkan kekayaan budaya lokal dengan penuh semangat. Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi inspirasi bagi kecamatan lain di seluruh wilayah Kabupaten Mojokerto.

“Setiap desa menampilkan branding lokalnya masing-masing. Kami dari Pemkab Mojokerto sangat mengapresiasi dan bangga kepada seluruh peserta karnaval, semoga dapat menginspirasi kecamatan-kecamatan lainnya,” ucap Bupati.

Selain itu, Bupati juga memberikan apresiasi khusus kepada peserta Trawas Trashion Carnival (TTC) yang turut ambil bagian dalam pawai. Ia menyoroti konsistensi TTC dalam mendaur ulang sampah anorganik menjadi kostum bernilai seni tinggi.

“Melalui acara ini, kita diajak untuk melihat bagaimana sampah yang tidak berguna bisa diubah menjadi karya seni yang bernilai tinggi,” ujarnya.

Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Trawas, Lies Setyautaminingnsi, menjelaskan bahwa Pawai Budaya ini adalah acara tahunan yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia menambahkan, pawai kali ini juga melibatkan UMKM dan pengusaha lokal sebagai bagian dari upaya mempromosikan dan memperkuat branding desa.

Baca Juga  Solahuddin Al Ayyubi, Siswa MAN 2 Mojokerto yang Terbang ke Jepang Lewat Program Prestisius The Japan Foundation

“Kegiatan ini adalah agenda tahunan yang kami laksanakan oleh PHBN Kecamatan Trawas, diikuti oleh seluruh desa, perangkat desa, dinas/instansi, pengusaha kuliner, dan pengusaha hotel,” kata Lies.

Pawai Budaya tahun ini berlangsung meriah dengan berbagai ornamen unik, kostum beragam, dan konsep branding desa yang kental. Ribuan pasang mata terlihat antusias menyaksikan pawai yang mengambil rute dari Lapangan Trawas hingga Taman Ghanjaran tersebut.