Beranda Mojokerto

Mojo Fest dan Travel Gathering Dongkrak Okupansi Hotel di Mojokerto November 2025

25

Mojokerto – Industri jasa akomodasi di Kabupaten Mojokerto menunjukkan tren positif pada akhir tahun 2025. Berdasarkan data terbaru BPS Mojokerto, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di wilayah ini tercatat mencapai 34,39 persen pada bulan November 2025.

Angka ini mencerminkan peningkatan produktivitas yang signifikan di tengah berbagai rangkaian kegiatan daerah yang berlangsung selama satu bulan penuh.

Capaian November 2025 tersebut menunjukkan kenaikan sebesar 1,62 poin jika dibandingkan dengan bulan Oktober 2025 yang hanya menyentuh angka 32,77 persen.

Dengan TPK sebesar 34,39 persen, secara teknis dapat diartikan bahwa dari setiap 100 kamar yang tersedia di seluruh hotel di Kabupaten Mojokerto, rata-rata sebanyak 34 hingga 35 kamar terisi setiap malamnya.

Kenaikan okupansi ini dipicu oleh adanya sejumlah agenda besar yang menyedot kunjungan wisatawan dan pelaku industri. Beberapa kegiatan kunci yang menjadi motor penggerak utama adalah perhelatan Mojo Fest serta acara Travel Gathering yang diselenggarakan oleh Asosiasi Desa Wisata Indonesia (ASIDEWI) 2025.

Event-event berskala regional dan nasional ini terbukti efektif menarik arus tamu untuk bermalam di akomodasi lokal.

Baca Juga  Menko Pangan RI Zulkifli Hasan ke Mojokerto, Singgung Petani dan Pendidikan

Jika menilik perbandingan tahunan (year-on-year), pertumbuhan sektor perhotelan di Mojokerto terlihat semakin solid.

TPK pada November 2025 mengalami lonjakan sebesar 6,62 poin dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sebagai catatan, pada November 2024, tingkat hunian kamar hanya berada di angka 27,77 persen.

Peningkatan yang konsisten ini mengindikasikan bahwa daya tarik wisata dan efektivitas penyelenggaraan acara di Kabupaten Mojokerto terus membaik.

Tingkat penghunian yang mendekati angka ideal ini diharapkan dapat terus terjaga hingga masa libur akhir tahun, guna memastikan keberlangsungan ekonomi para pelaku usaha jasa akomodasi di wilayah tersebut.