BLITAR – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-24, Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LPM NU) Hasyim Asy’ari menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan dengan meluncurkan dua program unggulan yang mendorong proses pembelajaran modern. Kedua program tersebut adalah peresmian kolam renang sekolah dan penerapan uang saku digital untuk seluruh peserta didik.
Peluncuran program ini menjadi bagian dari tema besar “Transformasi Pendidikan Ma’arif di Era Digital: Merawat Tradisi, Menyongsong Masa Depan.” Menurut Ketua LPM NU Hasyim Asy’ari, langkah ini diambil sebagai bentuk upaya strategis dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Di usia ke-24 ini, kami ingin terus tumbuh dan berkontribusi. Fasilitas kolam renang dan sistem uang saku digital hanyalah sebagian kecil dari banyak inovasi yang sedang dan akan kami kembangkan,” ujar Ketua LPM NU Hasyim Asy’ari dalam sambutannya.
Kepala SD Islam Hasyim Asy’ari, Arif Riawan, S.Pd.I, turut memberikan pernyataan terkait dampak positif dari program ini terhadap proses pembelajaran. Ia menyebut bahwa pembangunan kolam renang sekolah tidak hanya sebagai sarana olahraga, tetapi juga bagian dari kurikulum pembelajaran aktif yang menyenangkan dan edukatif bagi siswa.
“Kami melihat kolam renang ini sebagai media pembelajaran yang sangat potensial. Anak-anak bisa belajar keterampilan berenang sejak dini, yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan tapi juga membentuk karakter disiplin dan keberanian,” jelas Arif.
Sementara itu, sistem uang saku digital dinilai menjadi langkah signifikan dalam mengembangkan literasi keuangan digital di kalangan siswa. Dengan dukungan aplikasi yang terintegrasi dengan koperasi dan kantin sekolah, para orang tua dapat menyalurkan uang saku anak secara non-tunai, sekaligus mengawasi pengeluaran mereka.
“Anak-anak sejak usia dini akan terbiasa dengan transaksi digital. Ini merupakan bekal penting untuk masa depan mereka, terutama dalam memahami nilai, pengelolaan, dan tanggung jawab terhadap uang secara modern,” tambah Arif.
Dengan inovasi-inovasi tersebut, LPM NU Hasyim Asy’ari bertekad menjadi lembaga pendidikan yang tidak hanya mengedepankan prestasi akademik, tetapi juga membentuk peserta didik yang tangguh, kreatif, dan siap menghadapi tantangan zaman.









