Beranda Peristiwa

Harga Ikan Gurame Anjlok, Dinas Perikanan : Tunggu Bulan Puasa

249

koranpilar.com, Tulungagung. Harga ikan air tawar budidaya alami penurunan, meski tak sampai merugi, keuntungan petani ikan kian menipis.

Seperti diungkapkan oleh salah satu petani ikan gurame di Kabupaten Tulungagung, Ali Munib.

Pria yang juga berprofesi sebagai legislator tersebut ungkapkan saat ini harga ikan gurami kering di kisaran 21 ribu Rupiah per kilo, sedang kondisi basah di kisaran harga 24 ribu per kilo.

“Masih untuk tapi tipis sekali,” jelasnya, Kamis (9/1).

Dirinya jelaskan kondisi ini sudah terjadi sejak beberapa bukan lalu. Akibat kondisi ini, banyak petani ikan menahan sementara ikan yang, menunggu harga kembali tinggi.

“Kita tunggu dulu sampai harga naik,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung melalui Kabid Budidaya Air Tawar, Sri Yanti jelaskan kondisi ini disebabkan tingginya produksi ikan gurame di Kabupaten Tulungagung.

“Tapi pasarnya berkurang,” kata Sri Yanti.

Dari data Dinas Perikanan Kabupaten Tulungagung, rerata tiap bulan produksi ikan gurame Kabupaten Tulungagung mencapai 1.700 ton. Dalam setahun total produksi ikan gurame sekitar 20.720 ton.

Baca Juga  Akses Komunikasi Lumpuh Total di Aceh hingga Sumbar, Starlink Langsung Beri Layanan Internet Gratis

Rerata ikan tersebut dikirim ke Jakarta. Saat pasar di Jakarta bermasalah, berimbas terhadap petani ikan gurame di Tulungagung.

Pihaknya sudah meminta bantuan ke Kementerian Perikanan untuk meminta pembukaan pasar ikan baru.

Untuk sementara pihaknya menganjurkan petani untuk mencari pakan alternatif, untuk menekan biaya penggunaan pakan.

“Penurunan sudah terjadi setelah hari raya Idul Fitri secara bertahap,” jelasnya.

Jelang tahun baru laku harga ikan gurame sempat naik ke harga 27 ribu per kilogram, namun selepas tahun baru harganya kembali terkoreksi turun.

Pihaknya meminta petani bersabar, pihaknya optimis harga ikan gurame akan kembali naik saat bulan puasa dan berjalanya program makan bergizi gratis.

“Semoga bulan puasa harganya kembali naik,” jelasnya.