Beranda Jombang

Gandeng OJK dan BEI, Garda Indonesia Gelar Creative Millenial Investment di Universitas PGRI Jombang

98

Jombang – Garda Indonesia bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar agenda Creative Millenial Investment Road to Kampus di Universitas PGRI Jombang (UPJB), Kamis (2/10) siang.

Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Bulan Inklusi Keuangan dan diikuti ratusan peserta dari kalangan mahasiswa, pelaku UMKM, pegiat koperasi, hingga tokoh masyarakat.

Acara bertema “Creative Millenial of Investment” ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Milado Pani, Pengawas Senior Pasar Modal OJK Jawa Timur, Asikin Ashar Deputi Kepala IDX Jawa Timur, Fajar Imanudin dari Sekuritas Phintraco, serta Founder dan CEO Garda Indonesia, Ashif Jauhar Winarto. Turut hadir Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UPJB, Dr. Fahimul Amri, M.Pd, yang membuka kegiatan sekaligus memberikan sambutan.

Dalam sambutannya, Dr. Fahimul Amri menekankan pentingnya literasi inklusi keuangan yang juga diajarkan dalam ajaran Islam, khususnya terkait investasi.

Ia berharap mahasiswa tidak sekadar menjadi penonton, tetapi mampu menjadi pelaku aktif yang memahami nilai dan praktik keuangan.

“Forum ini sangat penting dalam membangun literasi keuangan. Kami berterima kasih kepada Garda Indonesia, OJK, dan BEI yang menghadirkan agenda ini di Universitas PGRI Jombang,” ujarnya.

Baca Juga  Damkar Tulungagung Evakuasi Trenggiling, Akan Diserahkan ke BKSDA Kediri

Sementara itu, CEO Garda Indonesia, Ashif Jauhar Winarto, menegaskan bahwa edukasi keuangan bagi generasi milenial dan Gen Z menjadi prioritas di tengah maraknya judi online dan pinjaman ilegal.

“Kami hadir untuk memberikan pengetahuan yang benar tentang keuangan dan investasi, khususnya di momentum Bulan Inklusi Keuangan. Karena itu, kami menggandeng OJK dan BEI untuk memperkuat literasi keuangan generasi muda,” tegasnya.

Narasumber lain juga memberikan materi, mulai dari peran dan tugas OJK serta tips menghindari praktik judi online dan pinjol yang disampaikan Milado Pani, hingga pentingnya berinvestasi sejak dini yang dipaparkan Asikin Ashar.

Sesi edukasi transaksi saham juga dibawakan oleh Fajar Imanudin dari Sekuritas Phintraco, sebagai bagian dari upaya memperluas pemahaman investasi praktis bagi peserta.

Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal sinergi berkelanjutan dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah sekaligus mendukung pembangunan ekonomi umat yang berkelanjutan, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.