Beranda Mojokerto

Bupati Mojokerto Resmikan Pembangunan Jembatan Bubak, Warga Gondang Akhirnya Bernapas Lega

65

Mojokerto – Harapan warga Desa Gondang, Kecamatan Gondang, akhirnya terwujud. Setelah lebih dari satu tahun menanti pasca jembatan lama terputus akibat banjir bandang pada Maret 2024, pembangunan Jembatan Bubak resmi dimulai. Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya konstruksi, Rabu (24/7/2025) sore.

Jembatan dengan panjang 14 meter dan lebar 6 meter ini dibangun menggunakan anggaran Rp 14 miliar dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas PU Bina Marga. Proyek ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan infrastruktur dan peningkatan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Mojokerto.

Acara peresmian turut dihadiri Wakil Bupati Mojokerto, perwakilan DPRD Kabupaten Mojokerto, jajaran Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim, Kepala Dinas PUPR, Kepala BPBD Kabupaten Mojokerto, Forkopimca Gondang, serta tokoh-tokoh masyarakat setempat. Suasana haru dan penuh antusiasme mewarnai prosesi simbolik tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Gus Bupati ini menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi dalam mewujudkan misi pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga  Angin Kencang Landa Mojokerto, BPBD Catat 4 Titik Terdampak

“Warga sempat ragu apakah jembatan ini akan benar-benar dibangun. Tapi inilah bukti kolaborasi nyata antara Pemkab Mojokerto dan Pemprov Jatim. Kita ingin pastikan pembangunan bukan hanya janji, tapi aksi,” ujarnya.

Gus Bupati menekankan bahwa Jembatan Bubak bukan sekadar penghubung fisik, melainkan akses vital yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan mempermudah mobilitas warga.

“Jembatan ini akan membuka konektivitas antara Desa Gondang dan Kebontunggul, sekaligus mendukung akses menuju kawasan wisata Lembah Mbencirang,” tambahnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas yang sedang dibangun dan bersabar atas ketidaknyamanan sementara yang mungkin terjadi selama proses pengerjaan.

“Kalau ada alat berat, debu, atau jalan ditutup sementara, mohon dimaklumi. Semua ini proses menuju manfaat jangka panjang,” tegasnya.

Kepada para pelaksana proyek, Gus Bupati berpesan agar pembangunan dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan berorientasi pada kualitas.

“Ini bukan proyek biasa. Ini amanah. Kerjakan dengan hati, karena manfaatnya besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Gus Bupati berharap seluruh proyek pembangunan yang didukung oleh pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat bisa terus berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Mojokerto.

Baca Juga  Angin Puting Baliung Terjang Bangsal, Bupati Mojokerto Tinjau dan Serahkan Bantuan Korban Puting Beliung

“Mari kita bangun Mojokerto bersama. Maju, adil, dan makmur,” pungkasnya.