Beranda Peristiwa

Bukan Sekadar Tempat Tidur: Mahasiswa Akpar 45 Jayapura Soroti Estetika Hotel Sebagai Kunci Menarik Wisatawan Muda

28

Jayapura – Industri perhotelan sedang menghadapi perubahan besar, didorong oleh generasi wisatawan muda yang didominasi Milenial dan Gen Z. Bagi kelompok ini, hotel bukan lagi sekadar tempat bermalam, melainkan bagian integral dari keseluruhan pengalaman perjalanan.

Visual yang menarik dan ruang yang mampu merepresentasikan gaya hidup kini menjadi daya tarik utama.

Pergeseran preferensi inilah yang melahirkan tren inovasi konsep hotel estetik. Hal ini menjadi sorotan Susana Enjelika Bislisin, mahasiswa Program Studi Perhotelan, Akademi Pariwisata 45 Jayapura.

Dalam pandangannya, desain dan pengalaman visual telah menjadi penentu utama daya saing hotel di era digital.

Susana Enjelika Bislisin menjelaskan bahwa generasi muda tumbuh di tengah media sosial dan memiliki kepekaan tinggi terhadap estetika.

Keindahan ruangan, pencahayaan yang pas, hingga sudut-sudut “instagramable” menjadi pertimbangan penting saat memilih akomodasi.

“Bagi mereka, pengalaman visual sama pentingnya dengan destinasi wisata itu sendiri. Tidak heran jika banyak hotel yang viral karena desainnya, bukan karena lokasinya,” tulis Susana.

Hotel estetik hadir sebagai jawaban, menekankan perpaduan warna yang harmonis, detail interior yang rapi, dan atmosfer yang kuat. Konsep seperti minimalis modern, bohemian yang hangat, atau desain berbasis alam menjadi pilihan populer untuk menciptakan karakter hotel yang kuat dan mudah diingat.

Baca Juga  Pj Bupati Tulungagung Sidak Pasar Hewan Ngunut, Persiapan Hewan Kurban Memadai

Inovasi hotel estetik tidak berhenti pada desain interior semata. Susana juga menyoroti perlunya fasilitas dan layanan yang mendukung gaya hidup digital wisatawan muda, sejalan dengan praktik Tata Pergaulan dan Etika dalam memberikan pelayanan modern:

• Ruang Kolaborasi: Kehadiran co-working space atau kafe dengan konsep artistik.

• Akses Digital: Proses check-in digital, akses kamar tanpa kunci fisik, dan layanan berbasis aplikasi.

• Pengaturan Mood: Pengaturan lampu atau suhu ruangan yang dapat disesuaikan sesuai suasana hati (mood).

Aspek teknologi ini meningkatkan kenyamanan dan memperkuat kesan modern, menciptakan pengalaman yang tidak hanya indah secara visual tetapi juga efisien.

Susana Enjelika Bislisin juga melihat dampak positif konsep ini terhadap industri pariwisata secara keseluruhan. Hotel dengan desain unik menjadi ikon baru yang memperkaya identitas destinasi. Selain itu, desain yang unik mendorong industri kreatif lokal (arsitek, desainer interior, pengrajin) untuk terlibat.

Kekuatan terbesar hotel estetik terletak pada efek viral di media sosial. Wisatawan muda yang puas secara visual akan membagikan pengalamannya.

Baca Juga  LSM GERUDUK KANTOR KEJAKSAAN LAMONGAN, KINERJA KEJAKSAAN LAMBAT TANGANI ADUAN

“Satu unggahan foto dapat menarik perhatian banyak calon wisatawan lainnya,” tegasnya.

Promosi gratis yang luas ini adalah aset tak ternilai di era digital.

Mahasiswa Program Studi Perhotelan di Akademi Pariwisata 45 Jayapura, inovasi hotel estetik bukan sekadar tren sesaat, melainkan strategi wajib untuk tetap kompetitif. Hotel yang mampu menggabungkan desain menarik, layanan modern, dan sentuhan otentik akan memenangkan hati wisatawan muda.