Foto : Kunjungan Fransiskus Gewura, Wakil Ketua Dprd Kabupaten Lembata NTT, Ke Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Kabupaten Tulungagung
Liputan : Kang Yon. // Editor : Redaksi
Koranpilar.com, Tulungagung, Jawa Timur – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tulungagung menerima kunjungan dari Rombongan DPRD dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lembata Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka studi tiru terhadap penerapan Rencana Peraturan Daerah (Ranperda) pemempatan Pekerja Migran Indonesia (PMi). Kamis 19 Pebruari 2026.
Kegiatan ini berlangsung di aula dan ruang LPSA ( Layanan Publik Satu Atap) Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tulungagung.
Kunjungan tersebut diterima oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja Drs Tri Hariyadi M.Si, Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tulungagung, Agus Pamungkas, yang didampingi oleh beberapa kepala bidang, antara lain Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja, serta beberapa Kepala Bidang lainnya.
Menurut Ketua rombongan Fransiskus Gewura yang merupakan wakil Ketua DPRD Kabupaten Lembata NTT dari Partai PDI Perjuangan, kedatangan ini merupakan sebuah pendalaman Ranperda Pekerja Migran Indonesia .
“Tujuan kesini untuk melakukan pendalaman Ranperda tentang Tenaga Kerja Migran, karena pendalaman ini sudah dibahas ditingkatan kanwil Kementerian Hukum dan Ham dan di Biro Hukum untuk ditetapkan menjadi Perda” rincinya.
Sedangkan dipilihnya Kabupaten Tulungagung ini menurutnya pendalaman ini dilakukan karena di Kabupaten ini yang sudah memiliki Ranperda tentang Pekerja Migran
“Di Tulungagung ini yang paling lengkap fasilitasnya, seperti Balai Latihan Kerja, tempat dan fasilitas sangat menunjang serta disini juga ada LPSA” ungkapnya.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa yang menarik di sini sudah meliliki peta informasi bagi calon Pekerja Migran, lalu Pekerja Migran mereka teridentifikasi dan terverifikasi secara administrasi dengan bagus, fasilitas juga sangat lengkap.
“Data Pekerja Migran semua sudah terverifikasi dan ter identifikasi serta fasilitas untuk pencari informasi juga sangat terencana dan terprogram” Imbuhnya.
Melalui studi tiru ini, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lembata NTT diharapkan memperoleh wawasan serta pengalaman baru dalam penerapan Ranperda tata Kelola Pekerja Migran Indonesia. Kegiatan ini menunjukkan komitmen kedua pihak dalam meningkatkan kualitas layanan ketenagakerjaan dan memperkuat sistem pelayanan public terbaik nantinya.









