Mojokerto – Bupati Mojokerto Muhammad Albarra atau Gus Barra meninjau sejumlah proyek infrastruktur strategis di Kecamatan Dawarblandong, Kamis (18/9) kemarin.
Monitoring ini mencakup pembangunan Jembatan Talunbrak di Desa Talunblandong serta renovasi ruang kelas di SDN Gunungan dan SDN Pucuk 1.
Proyek Jembatan Talunbrak yang menelan anggaran Rp13,5 miliar sudah mencapai 86 persen dan ditargetkan rampung pada 20 Oktober 2025. Jembatan baru tersebut diharapkan mampu mengatasi persoalan banjir musiman yang kerap memutus akses warga sekaligus mendukung mobilitas ekonomi.
“Kami melihat struktur bangunannya kokoh. Insyaallah dapat menanggulangi banjir dan mempermudah aktivitas masyarakat,” ujar Bupati.
Selain jembatan, Bupati juga memantau pembangunan ruang kelas baru di SDN Gunungan setelah bangunan lama roboh beberapa bulan lalu. Proyek senilai miliaran rupiah itu ditargetkan selesai pada Desember 2025.
“Kami ingin memastikan anak-anak belajar dengan baik. Renovasi ini bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia,” tegasnya.
Di SDN Pucuk 1, Gus Bupati kembali menekankan pentingnya fasilitas pendidikan yang layak demi kelancaran kegiatan belajar mengajar.
“Semoga bermanfaat bagi peserta didik,” ungkapnya.
Tinjauan lapangan ini turut didampingi Forkopimca Dawarblandong, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, perangkat desa, serta kepala sekolah.
Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.









